BEHEL GIGI

Apa yang dimaksud dengan behel gigi ?
Behel atau kawat gigi adalah alat ortodontik yang digunakan untuk memperbaiki susunan dan posisi gigi serta rahang yang tidak rata. Alat ini memberikan tekanan secara perlahan untuk merapikan gigi sehingga lebih estetis dan fungsional.
Jenis-Jenis Behel
1. Behel Metal (Konvensional)
Terbuat dari stainless steel, ditambatkan ke gigi menggunakan kawat dan karet pengikat. Harganya terjangkau dan efektif untuk kasus gigi kompleks.
2. Behel Keramik / Sapphire (Konvensional)
Hampir tak terlihat karena warnanya mirip gigi, namun cenderung lebih rapuh dan mahal.
3. Behel Damon (Self-ligating)
Menggunakan mekanisme klem tanpa karet, mengurangi gesekan, dan membutuhkan kunjungan kontrol lebih sedikit.
4. Behel Lingual
Dipasang di bagian dalam gigi sehingga tersembunyi dari pandangan, umumnya lebih mahal.
5. Clear Aligners (Invisalign & sejenisnya)
Terbuat dari plastik transparan, bisa dilepas-pasang, jadi lebih estetis dan mudah dibersihkan.
Manfaat Pemasangan Behel
*Estetika: Menciptakan senyum yang lebih rapi dan menarik
*Kesehatan gigi & mulut: Mengurangi plak, mencegah karies dan penyakit gusi
*Fungsi gigitan & mengunyah: Memperbaiki oklusi dan mengurangi risiko nyeri rahang atau gangguan sendi temporomandibular
*Perlindungan mulut: Mencegah luka akibat gigitan lidah atau pipi karena susunan gigi yang rapih
Prosuder Pemasangan dan perawatan Behel
- Konsultasi dan persiapan
- Pemasangan
- Kontrol berkala
- Perawatan harian
- Retainer setelah pelepasan
REFERENSI :
Proffit, W. R., Fields, H. W., & Sarver, D. M. (2019). Contemporary Orthodontics (6th ed.). Elsevier PUTIH Dental — Menyelaraskan gigi, memperindah senyum, dan mengurangi risiko TemporomandibularDisorder(TMD)
OratioClinic+15PutihDental+15halodoc+15https://www.putihdental.com/behel-gigi/
Littlewood, S. J., Millett, D. T., Doubleday, B., Bearn, D. R., & Worthington, H. V. (2016). Retention procedures for stabilising tooth position after treatment with orthodontic braces. Cochrane Database of Systematic Reviews, (1).
Kiyak, H. A. (2008). Does orthodontic treatment affect patients’ quality of life? Journal of Dental Education, 72(8),886–894.
Zachrisson, B. U. (2005). Orthodontic treatment and oral health: An overview. The Journal of the American Dental Association, 136(4), 425–430.Alodokter — Kawat gigi permanen (metal, keramik), lepasan, fungsional, headgear, lingual, dan clear aligner Axel DentalKlinik Dokter Gigi Terdekat+2Alodokter+2Alodokter+2
https://www.alodokter.com/perlukah-menggunakan-kawat-gigi
https://www.alodokter.com/pemasangan-kawat-gigi
Manfredini, D., Lombardo, L., & Siciliani, G. (2016). Temporomandibular disorders and orthodontics: A systematic review. Journal of Oral Rehabilitation, 43(9), 729–738. Alodokter — Langkah-langkah: konsultasi, foto rontgen, cetak gigi, pencabutan (jika perlu), pemasangan bracket, kawat, karet, dan kontrol rutin
PutihDental+4AxelDental+4detikcom+4Alodokter+1KlinikDokterGigiTerdekat+1
https://www.alodokter.com/perlukah-menggunakan-kawat-gigi
https://www.alodokter.com/pemasangan-kawat-gig