GLOSITIS
Apa Yang Dimaksud Dengan Glositis ???

Glossitis Adalah Gangguan Pada Lidah Yang Diakibatkan Oleh Peradangan Meski Kebanyakan Bersifat Ringan, Glositis Yang Parah Dapat Menyebabkan Rasa Sakit Yang Bisa Menyulitkan Saat Makan Atau Bicara.
Glositis Adalah Penyakit Lidah Yang Umumnya Menyebabkan Lidah Bengkak Dan Kemerahan. Glositis Juga Bisa Menyebabkan Kerusakan Pada Papila, Sehingga Permukaan Lidah Terlihat Lebih Licin, Berplak, Atau Retak-Retak. Peradangan Akibat Glositis Biasanya Terjadi Pada Papila, Yaitu Sekumpulan Bintik (Nodul) Yang Memberikan Tekstur Pada Bagian Atas Permukaan Lidah.
Papila Merupakan Bagian Lidah Yang Bertugas Untuk Mengecap Makanan. Perubahan Pada Bintil-Bintil Lidah Ini Dapat Memengaruhi Pola Makan Orang-Orang Yang Mengalami Glossitis.

Apa Saja Penyebab Glossitis
Glossitis Dapat Terjadi Pada Siapa Saja. Akan Tetapi, Risiko Penyakit Ini Meningkat Bila Seseorang Mengalami Penurunan Kekebalan Tubuh, Psoriasis, Atau Lubang Pada Lidah (Fissured Tongue).
Selain Itu, Munculnya Peradangan Lidah Juga Dapat Disebabkan Oleh Hal-Hal Seperti Berikut Ini.
- Reaksi Alergi
Reaksi Alergi Terjadi Saat Sistem Kekebalan Tubuh Beraksi Secara Berlebihan Terhadap Zat Asing Yang Memicu Alergi, Seperti Makanan, Obat-Obatan, Dan Produk Perawatan Mulut.
- Penyakit Infeksi
Peradangan Juga Bisa Disebabkan Oleh Infeksi Bakteri Streptococcus, Virus Herpes Simplex, Atau Jamur Candida Albicans Pada Rongga Mulut Infeksi Mikroorganisme Memengaruhi Sistem Kekebalan Tubuh Untuk Menyerang Otot Dan Papila Lidah Sehingga Terjadilah Peradangan Dan Pembengkakan.
- Mulut Kering
Kurangnya Air Liur Yang Dihasilkan Kelenjar Saliva Tidak Hanya Bisa Mengakibatkan Mulut Kering, Tapi Juga Peradangan Pada Lidah. Selain Itu, Radang Lidah Juga Bisa Dipicu Oleh Dehidrasi Atau Penyakit Lain Yang Menyerang Kelenjar Saliva, Seperti Akibat Infeksi, Kista, Maupun Tumor.
- Malnutrisi
Glossitis Juga Dapat Menjadi Pertanda Dari Kekurangan Zat Besi, Folat, Dan Vitamin B12. Penyakit Ini Juga Dapat Muncul Bersamaan Dengan Anemia Yang Dialami Pengidapnya.
- Trauma Pada Mulut
Bekas Tekanan Atau Adanya Luka Terbuka Pada Mulut Sering Kali Berdampak Pada Kondisi Lidah. Adanya Gesekan Dengan Permukaan Yang Kasar, Misalnya Akibat Pemakaian Kawat Gigi, Dapat Pula Menimbulkan Luka Dan Memicu Glositis.
Tanda Dan Gejala Glositis
Gejala Glositis Biasanya Tergantung Pada Penyebab Glositis Itu Sendiri. Namun, Ada Beberapa Gejala Umum Yang Akan Muncul Jika Anda Mengalami Kondisi Ini, Yaitu:
- Nyeri
- Bengkak
- Keretakan Pada Permukaan Lidah
- Hilangnya Papila (Lidah Terlihat Licin)
- Perubahan Warna Lidah, Bisa Menjadi Kemerahan Atau Pucat
- Kesulitan Berbicara, Makan, Atau Menelan
- Adanya Lepuh Dan Benjolan Pada Lidah
- Adanya Plak Pada Lidah
Bagaimana cara menangani terjadi glositis
Sensasi nyeri akibat glositis dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus apabila kondisi yang menyebabkannya mulai membaik.
Namun, gejala-gejala yang muncul tentu mengganggu aktivitas harian. Dokter biasanya menyarankan pengobatan berikut ini untuk meredakannya.
- Minum obat antibiotic
Mengonsumsi antibiotik kemungkinan diperlukan bila bakteri pemicu infeksi terdeteksi di dalam mulut.
- Minum obat pereda sakit
Pada beberapa kasus, rasa sakit akibat radang lidah bisa terjadi secara berkelanjutan sehingga perlu ditangani dengan konsumsi obat pereda nyeri, seperti paracetamol. Sebagai tambahan, mengoleskan obat kortikosteroid pada lidah (sesuai resep dokter) dan mengonsumsi suplemen zinc juga dapat membantu mengurangi gejala kemerahan dan bengkak akibat glositis
- Menjaga kesehatan mulut
Menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi dan lidah secara rutin dua kali sehari membantu menghilangkan mikroorganisme berbahaya yang menyebabkan infeksi. Penting juga untuk segera menangani lubang atau abses pada gigi dan gusi untuk mencegah penularan dan infeksi berulang pada lidah.
- Menggunakan flossing gigi
Selain menyikat gigi, penggunaan benang gigi (dental floss) setiap hari dapat pula membantu menjaga kesehatan lidah, gusi, dan gigi Anda.
- Menghindari pemicu peradangan
Selama masa penyembuhan, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang panas, memiliki rasa pedas atau asam, dan makanan pemicu alergi. Penting juga untuk menghindari bahan pemutih pada produk perawatan gigi dan kebiasaan merokok agar tidak memperburuk dan menghambat penyembuhan radang lidah.
Referensi
Chiang, C. P., et al. (2018). Significantly Higher Frequencies of Anemia, Hematinic
Deficiencies, Hyperhomocysteinemia, And Serum Gastric Parietal Cell Antibody
Positivity In Atrophic Glossitis Patients. Journal of the Formosan Medical
Association, 117(12), pp. 1065–1071.
Glossitis. (2021). MedlinePlus. Retrieved January 19, 2023, from https://medlineplus.gov/ency/article/001053.htm
Glossitis: Types, Symptoms, Causes & Treatment. (2022). Cleveland Clinic. Retrieved January 19, 2023, from https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/23987-glossitis
Sharabi, F. A., & Winters, R. (2022). Glossitis. StatsPearls. Retrieved January 19, 2023, from https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK560627/